KLINIK ANDROID: Partisi Memory External Atasi Keterbatasan Kapasitas Memory Internal



Erwin Christanto W (Ketua Android Solo) (Dok/JIBI)
Logo Android Solo (Dok/JIBI)
Klinik Android diasuh oleh Komunitas Android Solo.
Kirim pertanyaan Anda seputar Android ke email Ketua Android Solo, Erwin Christanto ke christanto.erwin@gmail.com atau ke Twitter @bosswiin. Simak jawabannya di Klinik Android yang hadir di solopos.com dan di HU SOLOPOS edisi Minggu
Salam Droid pembaca setia SOLOPOS. Pada edisi kali ini saya akan menjawab beberapa email yang telah masuk. Agar jawaban lebih tepat sasaran, dimohon bagi penanya mencantumkan tipe/merk HH (handheld), OS Androidnya, Sudah diroot atau belum? Tulis pertanyaan secara detail. Terima kasih.
Tanya:
Firsthiyana Kharismatika <firsthiyana@gmail.com>
Bang mau tanya dong, saya kan pengguna android. Nah HP saya itu sering kena masalah. Bagian memory internalnya sering penuh, padahal saya sudah instal aplikasi link2SD dan sudah diroot juga handphonenya. Setiap download aplikasi yang sizenya agak besar langsung ada notifikasi memory internal getting low dan download-nya pun suda saya setting di memory card. Mohon bantuannya ya, terima kasih.
Jawab:
Salam Droid. Ternyata banyak sekali Droider yang mengalami persoalan tentang internal memory, mencoba menganalisa permasalahan yang Mbak Firsthiyana alami, pasti memory internal-nya kecil, bisa diantisipasi dengan mempartisi memory external untuk bisa dijadikan memory internal.
Jangan lupa juga harus disediakan space untuk swap memory dikarenakan membantu kinerja memory RAM yang mungkin kurang memadai untuk menopang jalannya semua aplikasi di HH (handheld) dan kalau bisa, memory external-nya yang Class 10 juga ya?
Tanya:
Leo Ady Nurdiyansyah <leoadynurdiyansyah@gmail.com>
Pagi Mas. Aku punya HP android Cross AD350 tapi sensornya not work. Setiap kali aku kalibrasi sensor gagal terus. Mohon bantuannya Mas. Oh iya, kalo Cross AD350 yang masih froyo diupgrade ke yang OS di atasnya bisa apakah tidak? Terima kasih banyak.
Jawaban:
Salam Droid Mas Leo. Selamat pagi juga Mas Leo. Waduh saya sendiri belum nyobain android yang didukung oleh merk Cross jadi belum pernah otak-atik tuh HH (handheld). Tetapi melihat dari persoalan yang Anda hadapi kemungkinan bisa kerusakan hardware-nya itu karena setelah dicoba kalibrasi ulang gagal terus.
Solusinya bisa dibawa ke Service Center Cross di tempat Anda berada. Tentang bisa diupgrade atau tidak? Selama officialnya StockROM Cross tersebut memang disediakan, pasti bisa dong? Kalau memang tidak disediakan, Anda bisa mencoba untuk yang versi CustomROM. Ada banyak developer yang menyediakannya, silahkan googling untuk mendapatkannya. (Erwin Christanto, Ketua Android Solo)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar